Komponen
Jaringan Komputer
1. PC (Personal Computer)
PC
adalah seperangkat peralatan elektronik yang bisa menerima input melakukan
proses dan menghasilkan output. PC digunakan oleh satu orang/pribadi, baik
dilingkungan kantor, toko, rumah maupun lainnya. PC berfungsi mengolah data
input dan menghasilkan output data informasi sesuai dengan keinginan pengguna
atau sering disebut sebagai user. Dalam pengolahan data, mulai dari memasukkan
data hingga menghasilkan informasi, komputer memerlukan sistem yang merupakan
kesatuan elemen sebagai berikut :
Hardware
(perangkat keras)
adalah sekumpulan komponen perangkat keras di dalam computer yang secara fisik
dapat dilihat, diraba dan dirasakan. Hardware dikelompokkan menjadi 4 bagian
yaitu :
· Device
input atau peralatan input (keyboard, mouse, dll)
· Device
process atau peralatan proses dari data input (prosesor, motherboard, memori)
· Device
output atau peralatan output (monitor, printer, speaker, dll)
Arsitektur von Neumann
Arsitektur Von Neumann adalah arsitektur komputer yang
menempatkan program (ROM=Read Only Memory) dan data (RAM=Random
Access Memory) dalam peta memori yang sama. Arsitektur ini memiliki address
dan data bus tunggal untuk mengalamati program (instruksi) dan data.
Arsitektur von Neumann atau Mesin Von Neumann merupakan arsitektur
yang diciptakan oleh John von Neumann pada tahun 1903-1957. Yang mana
hampir semua komputer saat ini menggunakan Arsitektur buatan John Von Neumann.
Arsitektur Von Neumann ini menggambarkan komputer dengan empat
bagian utama yaitu:
·
Unit Aritmatika dan Logis (ALU),
·
unit kontrol (CU)
·
memori, dan
·
alat masukan I/O
Keuntungan Model Arsitektur Von Neuman
a.
fleksibilitas pengalamatan program dan data.
b.
program selalu ada di ROM dan data selalu ada di RAM.
c.
Arsitektur Von Neumann memungkinkan prosesor untuk
menjalankan program yang ada didalam memori data (RAM).
Kelemahan Model Arsitektur Von Neumann
a.
bus tunggalnya itu sendiri. Sehingga instruksi untuk mengakses
program dan data harus dijalankan secara sekuensial dan tidak bisa dilakukan overlaping
untuk menjalankan dua isntruksi yang berurutan.
b.
bandwidth program harus sama dengan banwitdh data. Jika memori
data adalah 8 bits maka program juga harus 8 bits.
c.
prosesor Von Neumann membutuhkan jumlah clock CPI (Clock
per Instruction) yang relatif lebih banyak sehingga eksekusi instruksi
dapat menjadi relatif lebih lama.
Arsitektur Komputer Model Harvard
Arsitektur Harvard memiliki dua memori yang terpisah satu
untuk program (ROM) dan satu untuk data (RAM), yang mana arsitektur ini
merupkan kebalikkan dari arsitektur komputer model von nuemann, jika von neuman
mengabungkan ROM dan RAM menjadi satu maka arsitektur harvard maka kedua memori
tersebut dipisahkan.
Kelebihan Arsitektur Komputer Model Harvard
a.
bandwidth program tidak mesti sama dengan bandwidth
data
b.
opcode dan operand dapat dijadikan dalam satu word
instruksi saja
c.
instruksi dapat dilakukan dengan lebih singkat dan cepat
d.
memori program dan data yang terpisah, maka kavling
total memori program dan data dapat menjadi lebih banyak.
Kekurangan Arsitektur Komputer Model Harvard
a.
arsitektur Harvard tidak memungkinkan untuk menempatkan data
pada ROM.
b.
arsitektur in tidak memungkinkan untuk mengakses data yang
ada di ROM
x86 & ARM
x86
Arsitektur x86 adalah rancangan Set Instruksi Komputer
Kompleks (Complex Instruction Set Computer) dengan panjang instruksi yang
bervariasi. Word disimpan dengan urutan endian-kecil. Kompatibilitas mundur
menjadi motivasi terkuat dalam pengembangan arsitektur x86 (keputusan ini
menjadi sangat penting dan sering dikritik, terutama oleh pesaing dari pendukung
arsitektur prosesor lainnya, yang dibuat frustasi oleh sukses yang
berkelanjutan dari arsitektur ini yang secara umum dipandang memilki banyak
kelemahan). Prosesor-prosesor terkini dari x86 menerapkan beberapa langkah
penerjemah (dekoder) “tambahan” untuk (saat eksekusi) memecah (sebagian besar)
instruksi x86 kedalam potongan-potongan kecil instruksi (dikenal dengan
“micro-ops”) yang selanjutnya dieksekusi oleh arsitektur setara dengan
arsitektur RISC.
ARM
Prosesor berasitektur ARM merupakan prosesor yang paling
banyak digunakan dalam perangkat mobile saat ini. Desainnya yang sederhana,
membuat prosesor ARM cocok untuk aplikasi berdaya rendah. Berbeda
dari Intel dan AMD yang memproduksi dan menjual prosesor rancangan
mereka sendiri. ARM hanya menjual lisensi hak paten desain prosesor mereka
kepada berbagai perusahaan manufaktur semikonduktor.
Lisensi arsitektur proseor ARM saat ini dimiliki oleh
Alcatel, Atmel, Broadcom, Cirrus Logic, Digital Equipment Corporation, Freescale,
Intel melalui DEC, LG, Marvell Technology Group, NEC, NVIDIA, NXP
Semiconductors, OKI, Quallcomm, Samsung, Sharp, ST Microelectronics, Symbios
Logic, Texas Instruments, VLSI Technology, Yamah dan ZiiLABS. Dalam situs
resmi perusahaan, ARM mengklaim telah menjual 30 miliar unit prosesor dan lebih
dari 16 juta prosesor terjual setiap harinya.
Pada awalnya, Advanced RISC Machines (ARM) yang didirikan
pada tahun 1990 ini merupakan sebuah perusahaan patungan antara Acorn
Computers, Apple Computer (sekarang Apple Inc), dan VLSI Technology. Pada tahun
1998, Advanced RISC Machines berganti nama menjadi ARM Holdings. Perusahaan
ini fokus pada penelitan dan pengembangan desain arsitektur prosesor.
Arsitektur ARM menjadi dasar bagi sebagian besar central
processing unit (CPU) di berbagai perangkat mobile. ARM
mempunyai desain arsitektur Cortex seri M, R, A, hingga seri A57. Mereka juga
memiliki desain arsitektur untuk graphics processing unit (GPU)
bernama Mali.
CISC & RISC
Pada saat ini ada dua konsep populer yang berhubungan dengan
desain CPU dan set instruksi:
1.
Complex Instruction Set Computing (CISC).
2.
Reduce Instruction Set Computing (RISC).
Semua sistem yang lama (komputer mainframe, komputer mini
atau komputer mikro) relatif mempunyai sistem CISC. Walaupun sistem sekarang
terdiri atas kedua jenis tersebut. Sistem RISCsaat ini lebih populer karena
tingkat kerjanya, dibandingkan dengan sistem CISC. Namun karena biayanya
tinggi, sistem RISC hanya digunakan ketika diperlukan kecepatan khusus,
keandalan dan sebagainya.
CISC (Complex Instruction-Set Computer)
Complex Instruction Set Computer (CISC) adalah sebuah
arsitektur dari set instruksi dimana setiap instruksi akan menjalankan beberapa
operasi tingkat rendah, seperti pengambilan dari memory, operasi aritmetika,
dan penyimpanan ke dalam memory, semuanya sekaligus hanya di dalam sebuah
instruksi. Tujuan utama dari arsitektur CISC adalah melaksanakan suatu perintah
cukup dengan beberapa baris bahasa mesin sedikit mungkin. Hal ini bisa tercapai
dengan cara membuat perangkat keras prosesor mampu memahami dan menjalankan
beberapa rangkaian operasi. Untuk tujuan contoh kita kali ini, sebuah prosesor
CISC sudah dilengkapi dengan sebuah instruksi khusus, yang kita beri nama MULT.
Saat dijalankan, instruksi akan membaca dua nilai dan menyimpannya ke 2
register yag berbeda, melakukan perkalian operan di unit eksekusi dan kemudian
mengambalikan lagi hasilnya ke register yang benar.
Karakteristik CISC yg "sarat informasi" ini
memberikan keuntungan di mana ukuran program-program yang dihasilkan akan
menjadi relatif lebih kecil, dan penggunaan memory akan semakin berkurang.
Karena CISC inilah biaya pembuatan komputer pada saat itu (tahun 1960) menjadi
jauh lebih hemat. Memang setelah itu banyak desain yang memberikan hasil yang
lebih baik dengan biaya yang lebih rendah, dan juga mengakibatkan pemrograman
level tinggi menjadi lebih sederhana, tetapi pada kenyataannya tidaklah selalu
demikian.
Contoh-contoh prosesor CISC adalah : System/360, VAX, PDP-11,
varian Motorola 68000 , dan CPU AMD dan Intel x86.
CISC mempunyai karakteristrik :
1.
Instruksi berukuran tunggal
2.
Ukuran yang umum adalah 4 byte.
3.
Jumlah mode pengalamatan data yang sedikit, biasanya kurang
dari lima buah.
4.
Tidak terdapat pengalamatan tak langsung.
5.
Tidak terdapat operasi yang menggabungkan operasi load/store
dengan operasi aritmetika (misalnya, penambahan dari memori, penambahan ke
memori).
RISC (Reduce Instruction Set Computer)
RISC Reduced Instruction Set Computingatau "Komputasi
set instruksi yang disederhanakan. Merupakan sebuah arsitektur komputer atau
arsitektur komputasi modern dengan instruksi-instruksi dan jenis eksekusi yang
paling sederhana. Biasanya digunakan pada komputer berkinerja tinggi seperti
komputer vektor.
Bahasa pemprograman memungkinkan programmer dapat
mengekspresikan algoritma lebih singkat, lebih memperhatikan rincian, dan
mendukung penggunaan pemprograman terstruktur, tetapi ternyata muncul masalah
lain yaitu semantic gap, yaitu perbedaan antara operasi-operasi yang disediakan
oleh HLL dengan yang disediakan oleh arsitektur komputer, ini ditandai dengan
ketidakefisienan eksekusi, program mesin yang berukuran besar,dan kompleksitas
kompiler.
Set-set instruksi yang kompleks tersebut dimaksudkan untuk :
1.
Memudahkan pekerjaan kompiler
2.
Meningkatkan efisiensie ksekusi, karena operasi yang kompleks
dapat diimplementasikan didalam mikrokode.
3.
Memberikan dukungan bagi HLL yang lebih kompleks dan canggih.
RISC mempunyai karakteristik :
1.
One cycle execution time : satu putaran eksekusi.
2.
Prosessor RISC mempunyai CPI (clock per instruction) atau
waktu per instruksi untuk setiap putaran. Hal ini dimaksud untuk mengoptimalkan
setiap instruksi pada CPU.
3.
Pipelining adalah sebuah teknik yang memungkinkan dapat
melakukan eksekusi secara simultan. Sehingga proses instruksi lebih efiisien
4.
Large number of registers: Jumlah register yang sangat banyak
5.
RISC didesain dimaksudkan untuk dapat menampung jumlah
register yang sangat banyak untuk mengantisipasi agar tidak terjadi interaksi
yang berlebih dengan memory.
6.
Rangkaian instruksi built-in pada processor yang terdiri dari
perintah-perintah yang lebih ringkas dibandingkan dengan CISC.
7.
RISC memiliki keunggulan dalam hal kecepatannya sehingga
banyak digunakan untuk aplikasi-aplikasi yang memerlukan kalkulasi secara
intensif.
Perbandingan antara RISC dengan CISC
Cara sederhana untuk melihat kekurangan dan kelebihan dari
CISC dan RISC adalah dengan membandingkannya secara langsung. Pada tahap
perbandingan ini dicoba dengan menghitung perkalian dua bilangan dalam memori.
Memori tersebut terbagi menjadi beberapa lokasi yang diberi nomor 1(baris): 1
(kolom) hingga 6:4. Unit eksekusi bertanggung-jawab untuk semua operasi
komputasi. Namun, unit eksekusi hanya beroperasi untuk data yang sudah disimpan
kedalam salah satu dari 6 register (A, B, C, D, Eatau F). Misalnya, kita akan
melakukan perkalian (product) dua angka, satu di simpan di lokasi 2:3 sedangkan
lainnya di lokasi 5:2, kemudian hasil perkalian tersebut dikembalikan lagi
kelokasi 2:3.
1.
Menggunakan Pendekatan RISC
Prosesor RISC hanya menggunakan instruksi-instruksi sederhana
yang bisa dieksekusi dalam satu siklus. Dengan demikian, instruksi ‘MULT’
sebagaimana dijelaskan sebelumnya dibagi menjadi tiga instruksi yang berbeda,
yaitu“LOAD”, yang digunakan untuk memindahkan data dari memori kedalam
register, “PROD”, yang digunakan untuk melakukan operasi produk (perkalian) dua
operan yang berada di dalam register (bukan yang ada di memori) dan “STORE”,
yang digunakan untuk memindahkan data dari register kembali kememori. Berikut
ini adalah urutan instruksi yang harus dieksekusi agar yang terjadi sama dengan
instruksi “MULT” pada prosesor RISC (dalam 4 baris bahasa mesin):
LOAD A, 2:3
LOAD B, 5:2
PROD A, B
STORE 2:3, A
2.
Menggunakan Pendekatan CISC
Tujuan utama dari arsitektur CISC adalah melaksanakan suatu
perintah cukup dengan beberapa baris bahasa mesin sedikit mungkin. Hal ini bisa
tercapai dengan cara membuat perangkat keras prosesor mampu memahami dan
menjalankan beberapa rangkaian operasi.
Sebuah prosesor CISC sudah dilengkapi dengan sebuah instruksi
khusus, yang diberi nama MULT. Saat dijalankan, instruksi akan membaca
dua nilai dan menyimpannya ke 2 register yang berbeda, melakukan perkalian
operan di unit eksekusi dan kemudian mengambalikan lagi hasilnya ke register
yang benar. Jadi instruksi-nya cukup satu saja.
MULT 2:3, 5:2
CISC
- Penekanan pada perangkat keras (hardware)
- Termasuk instruksi kompleks multi-clock
- Memori-ke-memori: “LOAD” dan “STORE” saling bekerjasama
- Ukuran kode kecil, kecepatan rendah
- Transistor digunakan untuk menyimpan instruksi-instruksi
kompleks
RISC
- Penekanan pada perangkat lunak (software)
- Single-clock, hanya sejumlah kecil instruksi
- Register ke register: “LOAD” dan “STORE” adalah instruksi -
instruksi terpisah
- Ukuran kode besar, kecepatan (relatif) tinggi
- Transistor banyak dipakai untuk register memori
STORAGE :
HDD ( HARD DISK DRIVE) adalah piringan tradisional yang merupakan media penyimpanan dasar non-volatile (data tidak akan hilang ketika komputer dalam keadaan off) pada komputer. Pada dasarnya, HDD adalah piringan metal yang memiliki lapisan magnet. Lapisan tersebut lah yang menjadi tempat penyimpanan data. Sebuah head read / write mengakses data yang tersimpan ketika piringan berputar.
SSD ( SOLID STATE DRIVE ) adalah inovasi terbaru dari penyimpanan data. Teknologi ini meningkatkan kinerja, serta menghemat konsumsi energi dari komputer. SSD juga memiliki fungsi yang sama seperti HDD, tetapi data tidak disimpan pada lapisan magnetik. Melainkan pada chip-chip memori flash yang saling terhubung. Chip-chip itu bisa saja tertanam secara permanen pada motherboard, kartu PCI / PCIe, atau pada kotak yang bentuknya seperti HDD. Chip flash memori pada SSD berbeda dengan chip yang ada pada USB Flash Disk (UFD) dalam hal tipe dan kecepatan. Chip flash memori pada SSD memiliki kecepatan dan reliabilitas yang lebih tinggi daripada UFD. Dengan kapasitas yang sama, harga SSD jauh lebih mahal daripada UFD maupun HDD.
Kecepatan baca SSD bisa 5-10 kali kecepatan HDD biasa. Ini akan memberikan perbedaan besar jika Anda membuka file dokumen, membuka program ataupun saat booting. Semua jadi terasa lebih cepat.
Flash Storage (FS) adalah sama seperti SSD. Bedanya adalah dia langsung tertanam ke motherboard lewat PCI. Berbeda dengan SSD yang harus lewat kabel SATA terlebih dahulu.
Fusion Drive (FD) adalah sebuah merek dari Apple berupa hybrid drive yang mencampur SSD terbaik dengan teknologi HDD. Di dalam sebuah Fusion Drive terdapat sebuah SSD NAND memory storage block, dan sebuah piringan HDD. Hal ini akan terintegrasi sempurna dengan Mac OS X.
Mac OS
X akan secara cepat menandai file, apikasi dan data apa yang paling anda sering
gunakan dan memindahkannya ke SSD. Sementara data yang besar yang jarang dibuka
(misal file film) akan dipindah secara otomatis ke HDD. Sehingga Mac akan
bergerak cepat secepat SSD murni dengan kapasitas penyimpanan yang lebih besar.
Hal ini berbeda dengan sistem hybrid pada windows yang mana SSD murni hanya
difungsikan sebagai tempat penyimpanan Operating system dan aplikasi/program
saja, sementara harddisk berfungsi sebagai penyimpanan file/data saja.
Apakah
penggabungan / fusi antara SSD dan HDD ini akan berupa RAID? Tentu tidak!
Keduanya menyatu sebagai single volume.
Software (perangkat lunak) adalah program yang berisi instruksi/perintah sebagai perantara, yang menghubungkan antara hardware dan brainware sehingga menghasilkan informasi sesuai keinginan brainware. Software dibagi menjadi dua golongan yaitu :
- Software operation system (OS) seperti DOS, Windows, Linux, dll.
- Software application (program aplikasi) seperti Microsoft office, database management, program grafis, network software, web design tool, utilities, entertainment and education, dll.
Brainware
(pengguna)
adalah perangkat yang mengoperasikan dan menjalankan software yang ada di dalam
computer, contohnya mengetik surat dengan menggunakan Microsoft word, membuat
program aplikasi perusahaan, memperbaiki computer, dll. Berdasarkan kemampuan
dan keahlian yang dimiliki, pengguna computer dapat dikelomokkan menjadi
beberapa kategori misalnya, programmer, operator, technical support, desainer
grafis, dll.
2. NIC (Network Interface Card)
NIC
atau sering juga disebut adapter card adalah sebuah kartu elektronik yang
dipasang pada semua komputer yang ingin dihubungkan pada suatu network
(termasuk komputer server – client). NIC inilah yang berfungsi menghubungkan
komputer – komputer pada suatu LAN dan mengijinkan semua komputer tersebut
dapat saling berkomunikasi.
3. Media Transmisi
- Wire Network adalah jaringan komputer dengan menggunakan kable sebagai perantaranya. Kabel yang umum digunakan pada jaringan komputer biasanya di sebut dengan kabel UTP (Unshielded twisted-pair). Kabel ini menggunakan bahan dasar tembaga tanpa pelindung di dalamnya, makanya kabel ini dinamakan dengan Unshielded twisted-pair
- Wireless Network adalah jaringan tanpa kabel yang menggunakan media pengantar peralatan radio yang bisa saling terhubung. Jenis- jenis radio yang bisa di gunakan memiliki macam dan ragam yang banyak. Seperti halnya radio yang biasa kita dengar kan yang memiliki frequensi, radio inipun memiliki frequensi yang membatasi tiap-tiap radio tidak saling terhubung. Frequensi yang di gunakan pada radio untuk jaringan komputer biasanya menggunakan frequensi tinggi, seperti 2.4 GHz , 5.8 GHz
Data-data
pada jaringan dapat ditransmisikan melalui 3 media :
·
Copper
media (media tembaga)
Copper media merupakan semua media
transmisi data yang terbuat dari bahan tembaga, orang biasanya menyebut dengan
nama kabel Data yang dikirim melalui kabel , bentuknya adalah sinyal-sinyal
listrik (tegangan atau arus) digital
·
Optical
Media (media optik)
· Wireless
Media (media tanpa kabel)
·
Copper
Media
Jenis-jenis
kabel yang dipakai sebagai transmisi data pada jaringan :
·
Koaksial
Kabel
ini sering digunakan sebagai kabel antena TV, dan disebut juga sebagai kabel
BNC (Bayonet Naur Connector). Kabel ini merupakan kabel yang paling banyak
digunakan pada LAN, karena memiliki perlindungan terhadap derau yang lebih
tinggi, murah. Dan mampu mengirimkan data dengan kecepatan standar.
Keuntungan
menggunakan kabel koaksial adalah murah dan jarak jangkauannya cukup jauh
Kekurangannya
adalah susah pada saat instalasi Untuk saat ini kabel koaksial sudah tidak
direkomendasikan lagi intuk instalasi jaringan
·
Twisted
Pair
Twisted
Pair terdiri dari dua jenis :
ü
Shielded
Twisted Pair (STP)
Kabel
STP memiliki kabel pelindung untuk menghindari derau dan perlindungan terhadap
cuaca udara di luar gedung.
Keuntungan
menggunakan kabel STP adalah lebih tahan terhadap interferensi gelombang
elektromagnetik baik dari dari dalam maupun dari luar
Kekurangannya
adalah mahal , susah pada saat instalasi (terutama masalah grounding), dan
jarak jangkauannya hanya 100m
ü
Unshielded
Twisted Pair (UTP)
Kabel
UTP (Unshielded Twisted Pair) adalah jenis kabel yang terdiri dari dua kawat
tak terbungkus yang berpilin
Keuntungan
menggunakan kabel UTP adalah murah dan mudah diinstalasi
Kekurangannya
adalah rentan terhadap interferensi gelombang elektromagnetik,dan jarak
jangkauannya hanya 100m
Ada
beberapa kategori untuk kabel Twisted Pair, yaitu :
#
Kategori 1 (Cat-1).
Umumnya
menggunakan konduktor padat standar AWG sebanyak 22 atau 24 pin dengan range
impedansi yang lebar. Digunakan pada koneksi telepon dan tidak direkomendasikan
untuk transmisi data.
#
Kategori 2 (Cat-2).
Range
impedansi yang lebar, sering digunakan pada sistemPBX dan sistemAlarm.
Transmisi data ISDN menggunakan kabel kategori 2, dengan bandwidth maksimum 1
MBps.
#
Kategori 3 (Cat-3).
Sering
disebut kabel voice grade, menggunakan konduktor padat sebanyak 22 atau 24 pin
dengan impedansi 100 O dan berfungsi hingga 16 MBps. Dapat digunakan untuk
jaringan 10BaseT dan Token Ring dengan bandwidth 4 Mbps.
Seperti
kategori 3 dengan bandwidth 20 MBps, diterapkan pada jaringan Token Ring dengan
bandwidth 16 Mbps.
#
Kategori 5 (Cat-5).
Merupakan
kabel Twisted Pair terbaik (data grade) dengan bandwidth 100 Mbps dan jangkauan
transmisi maksimum 100 m.
Sumber
: Wikipedia
Di
antara semua kabel di atas, kabel Enhanced Category 5 (Cat5e) dan Category 5
(Cat5) merupakan kabel UTP yang paling populer yang banyak digunakan dalam
jaringan berbasis teknologi Ethernet.
Kabel
tembaga rentan terhadap noise sehingga menggunakan pelindung UTP belum
tergantikan.
· Optical
Media
Fiber
optik disusun menjadi tiga bagian, yaitu:
Ø Bagian
Inti (Core), merupakanbagian lintasan yang dilewati cahaya.
Ø Bagian
Selongsong (Cladding), berfungsi untuk merefleksikan cahaya yang akan memantul
keluar, balik kembali ke dalambagian inti
Ø Bagian
Buffer/Coating, merupakanpelindung plastik untuk core dan cladding.
Transmisi
serat optik dapat dilakukan melalui dua cara yaitu :
·
Multi
Mode
Pada
jenis ini, suatu informasi (data) dibawa melalui beberapa lintasan cahaya yang
dijalarkanmelalui serat dari satu ujung ke ujung lainnya.
·
Single
Mode
Transmisi
data melalui single mode hanya menggunakansatu lintasan cahaya yang merambat
melalui serat. Metode semacam ini dapat menghindarkan ketidakakuratan yang
dapat terjadi dalam penyaluran data.
Keuntungan dari fiber optic antara lain :
·
Kemampuannya
yang baik dalammengantarkan data dengan kapasitas yang lebih besar dalamjarak
transmisi yang cukup jauh.
·
Kecepatan
transmisi yang tinggi hingga mencapai ukuran gigabits, serta tingkat
kemungkinan hilangnya data yang sangat rendah.
·
Keamanan
fiber optic yang tinggi, aman dari pengaruh interferensi sinyal radio, motor,
maupun kabel-kabel yang berada di sekitarnya, membuat fiber optic lebih banyak
digunakan dalaminfrastruktur perbankan atau perusahaan
yang membutuhkan jaringan dengan tingkat keamanan yang tinggi.
·
optic
aman digunakan dalamlingkungan yang mudah terbakar dan panas Dalam
hal ukuran, fiber optic juga jauh lebih kecil dibandingkan dengan kabel
tembaga, sehingga lebih menghemat tempat dalamruangan network data center
dimana pun.
Kekurangan fiber
optic yaitu :
·
Harganya
yang cukup mahal jika dibandingkan dengan teknologi kabel tembaga.
·
Cukup
besarnya investasi yang diperlukan untuk pengadaan sumber daya manusia yang
andal, karena tingkat kesulitan implementasi dan deployment fiber optic yang
cukup tinggi.
· Wireless
Media
Saat
ini sudah banyak digunakan jaringan tanpa kabel (wireless network), transmisi
data menggunakan sinar infra merah atau gelombang mikro untuk menghantarkan
data. Walaupun kedengarannya praktis, namun kendala yang dihadapi disini adalah
masalah jarak, bandwidth, dan mahalnya biaya.
Media
transmisi wireless menggunakan gelombang radio frekuensi tinggi. Biasanya
gelombang elektromagnetik dengan frekuensi 2.4 Ghz dan 5 Ghz. Data-data digital
yang dikirim melalui wireless ini akann dimodulasikanke dalam gelombang
elektromagnetik ini.
Keuntungannya
wireless :
+ Dapat
dipergunakan untuk komunikasi data dengan jarak yang jauh sekali. Tergantung
LOS (Line of Sight) dan kemampuan perangkat wireless dalam memancarkan
gelombang.
+
Sangat baik digunakan pada gedung yang sangat sulit menginstall kabel.
Kerugiannya
:
- Sulit diperoleh karena spektrum frekuensi terbatas.
- Biaya instalasinya, operasional dan pemeliharaan sangat mahal.
- Keamanandata kurang terjamin.
- Pengaruh gangguan (derau) cukup besar.
- Transfer data lebih lambat dibandingkan dengan penggunaan kabel.
4. Network Device
Network
Device yaitu peralatan atau perangkat - perangkat jaringan yang terdiri dari
sebagai berikut :
1.
Switch
2. Hub
3.
Router
4.
Bridge
5.
Repeater
1.
Switch
Switch
adalah Sebuah Networking Device yang berfungsi untuk menghubungkan beberapa
node dalam jaringan namun memiliki fungsi lain yaitu sebagai pencegah Collision
dengan cara memberi jalur aliran data masing-masing sesuai Port / Collision
Domain. Jadi, jika menggunakan Switch setiap Client dapat melakukan Komunikasi
data tanpa adanya masalah Collision (Tabrakan) Data. Selain itu Semakin banyak
port yang tersedia pada switch, tidak akan mempengaruhi bandwidth yang tersedia
untuk setiap port. Ketika paket data dikirimkan melalui salah satu port pada
switch, maka pengiriman paket data tersebut tidak akan terlihat dan tidak
terkirim ke setiap port lainnya sehingga masing-masing port mempunyai bandwidth
yang penuh. Hal ini menyebabkan kecepatan pentransferan data lebih terjamin.
2. HUB
Hub
dan Switch secara fisik sama. Tapi Hub memiliki beberapa kelemahan dibandingkan
dengan Switch, yaitu akan terjadi Collision (tabrakan) data.
Bridge
hanya bekerja tak lebih sebagai penyambung atau concentrator saja, dan hanya
menguatkan sinyal di kabel UTP. HUB tidak Mengenal MAC Addressing / Physical
Addressing shingga tdk bisa memilah data yg harus ditransmisikan sehingga
collision tdk bisa dihindari dari penggunaan HUB ini.
Fungsi
HUB :
Memfasilitasikan penambahan penghilangan
atau penambahan workstation
Menambah jarak network ( fungsi sebagai
repeater )
Menyediakan
fleksibilitas dengan mensupport interface yang berbeda ( Ethernet, Toket ring,
FDDI )
Menawarkan featur yang fault tolerance (
Isolasi Kerusakan )
Memberikan menegement yang tersentralisasi
( koleksi informasi, diagnostic
3.
Router
Router
secara kasar banyak didefinisikan berfungsi untuk membagi 2 Jaringan atau
beberapa jaringan, namun sebenarnya Router adalah perangkat jaringan yang
digunakan untuk membagi protocol kepada anggota jaringan yang lainnya, dengan
adanya router maka sebuah protocol dapat di-sharing kepada perangkat jaringan
lain. Contoh aplikasinya adalah jika kita ingin membagi IP Adress kepada
anggota jaringan maka kita dapat menggunakan router ini, ciri-ciri router
adalah adanya fasilitas DHCP (Dynamic Host Configuration Procotol), dengan
mensetting DHCP, maka kita dapat membagi IP Address, fasilitas lain dari Router
adalah adanya NAT (Network Address Translator) yang dapat memungkinkan suatu IP
Address atau koneksi internet disharing ke IP Address lain.
Jenis-jenis
Router
1.
Router Aplikasi
2.
Router Hardware
3.
Router PC
Router
aplikasi adalah aplikasi yang dapat kita instal pad sistem operasi, sehingga
sistem operasi tersebut akan memiliki kemampuan seperti router, contoh aplikasi
ini adalah Winroute, WinGate, SpyGate, WinProxy dan lain-lain.
Router
Hardware adalah merupakan hardware yang memiliki kemampuan sepertiu router,
sehingga dari hardware tersebut dapat memancarkan atau membagi IP Address dan
men-sharing IP Address, pada prakteknya Router hardware ini digunakan untuk
membagi koneksi internet pada suatu ruang atau wilayah, contoh dari router ini
adalah access point, wilayah yang dapat mendapat Ip Address dan koneksi
internet disebut Hot Spot Area.
Router
PC adalah Sistem Operasi yang memiliki fasilitas untuk membagi dan mensharing
IP Address, jadi jika suatu perangkat jaringan (pc) yang terhubung ke komputer
tersebut akan dapat menikmati IP Address atau koneksi internet yang disebarkan
oleh Sistem Operasi tersebut, contoh sistem operasi
4.
Bridge
Bridge
adalah sebuah Network Device yang berfungsi untuk memisahkan sebuah jaringan
yang luas menjadisegment-segment yang lebih kecil. Bridge membaca alamat MAC
(Media Access Control) dari setiap paket data yang diterima yang kemudian akan
mempelajari dridging table untuk memutuskan apa yang akan dikerjakan bridge
selanjutnya pada paket data tersebut, apakah diteruskan atau di abaikan. jika
switch menpunyai Collision Domain sendiri-sendiri disetiap portnya, begitu juga
dengan bridge memiliki Collision Domain tetapi ia juga dapat membaginya dari
sebuah Collision Domain yang besar menjadi yang lebih kecil, dah bridge hanya
akan melewatkan paket data antar segment – segment jika hanya segment itu
sangat diperlukan.
Selain
itu ada yang mendefinisikan bahwa Bridge adalah sebuah Network Device yang
berfungsi sebagai jembatan fisik dan Bridge pun dapat berfungsi juga sebagai
jembatan nalar (logical) seperti pembongkaran dan penyusunan paket,
penyelematan, buffering dan lain-lain. Dengan demikian bridge dapat dipakai
untuk menghubungkan 2 macam jaringan yang berbeda format paketnya ataupun yang
berbeda kecepatan transmisinya. Misal dua kantor menggunakan dua jenis sistem
jaringan yang berbeda, yang satu menggunakan sistem Ethernet dan yang lainnya
menggunakan sistem Arcnet, maka kedua sistem tersebut dapat digabung dengan
menggunakan bridge.
Jenis-Jenis
Bridge :
1.
Transparent Bridge
Melakukan
bridging antara 2 atau lebih segmen LAN. Jenis bridge ini juga dapat melakukan
bridging pada jenis media physical layer yang berbeda (UTP, coax, fiber dll).
Pengaturan bridge jenis ini dapat dilihat pada dokumen standar IEEE 802.1D.
2.
Translating Bridge
Adalah
jenis bridge yang mampu untuk melakukan bridging antar protocol pada data link
layer (contoh Ethernet dengan Token Ring). Dengan demikian terjadi proses
konversi jenis frame data dan transmission rate masing-masing protocol. Proses
ini dilakukan pada preamble dan FCS (frame check sequence).
5.
Repeater
Repeater
adalah suatu alat yang berfungsi memperluas jangkauan sinyal WIFI yang belum
tercover oleh sinyal dari server agar bisa menangkap sinyal WIFI. Perangkat
Repeater harus 2 alat, yakni untuk menerima sinyal dari server (Client) dan
untuk menyebarkan kembali sinyal Wifi tersebut (acces point).
Fungsi
Repeater
Untuk mengcover daerah-daerah yang lemah
sinyal dari Server (pemancar)
Untuk
memperjauh sinyal dari Server (pemancar)
Untuk mempermudah akses sinyal Wifi dari
Server
Pengertian
Network
Network
adalah jaringan dari system komunikasi data yang melibatkan sebuah atau lebih
system komputer yang dihubungkan dengan jalur transmisi alat komunikasi
membentuk satu system. Dengan network, komputer yang satu dapat menggunakan
data di komputer yang lain. Dapat mencetak laporan di printer komputer yang
lain, dapat memberi berita ke komputer yang lain walaupun berlainan area.
Network merupakan cara yang sangat berguna untuk mengintegrasi kan system
informasi dan menyalurkan arus informasi dari satu area ke area lainnya.
Network
dan DDP (Distributed Data Processing) masih merupakan hal yang sulit dibedakan
untuk beberapa orang. Network dan DDP memang sangat berhubungan erat, tetapi
berbeda konsep. Network merupakan konsep dari jaringan kerja system komunikasi
data. Network dapat melibatkan hanya sebuah system kokputer saja dengan
beberapa terminal di lokasi yang berbeda atau melibatkan beberapa system
komputer di lokasi yang berbeda.
Sedang
DDP merupakan salah satu dari bentuk system komunikasi data DDP dari
definisinya. Harus melibatkan dua atau lebih system komputer yang independent
tetapi dapat berhubungan satu dengan yang lainnya. Jadi DDP harus terdiri dari
komunikasi data dua atau lebih system komputer. Sedang network dapat terdiri
dari sebuah system komputer saja dengan beberapa terminal. Network dapat
berupa off-line communication system, remotejob entry system, realtime
system, time sharing system ataupun DDP system. Karena
semakin murahnya komputer mikro dan alat-alat input/output lainnya, maka DDP
network sekarang banyak diterapkan.
Komponen
Network
Komponen
dari suatu network adalah node dan link. Node adalah titik yang dapat menerima
input data ke dalam network atau menghasilkan output informasi atau
kedua-duanya. Node dapat berupa sebuah printer atau alat-alat cetak lainnya,
atau suatu PC atau micro computer sampai mainframe computer yang raksasa atau
modem atau multiplexer.
Link
adalah channel atau jalur transmisii atau carrier untuk arus informasi atau
data diantara node. Link dapat berupa kabel microwave system, laser system atau
satellite system. Network yang masing-masing node terletak di lokasi yang
berjauhan satu dengan yang lainnya dan menggunakan link berupa jalur transmisi
jarak jauh disebut dengan WAN (Wide Area Network), sedang network yang
masing-masing node terpisah dalam jarak yang local dan menggunakan link berupa
jalur transmisi kabel disebut dengan LAN (Local Area Network).
WAN
dan LAN
WAN
(Wide Area Network) merupakan jaringan dari system komunikasi data yang
masing-masing node berlokasi jauh (remote location) satu dengan yang lainnya.
WAN disebut juga dengan nama remote network atau external network atau long
distance network.
LAN
(Local Area Network) adalah suatu network yang terbatas dalam jarak area
setempat (local). Network ini banyak digunakan dalam satu perusahaan yang
menghubungkan antara departemen-depatremen dalam 1 gedung. LAN berbeda dengan
external network. LAN dapat menggunakan kabel untuk transmisi datanya (sebagai
link) sedang external nework masih perlu menggunakan jalur-jalur komunikasi
tambahan misalnya telepon, satelit dan lain-lainnya. Biasanya LAN berbentuk
star network atau bus network.
Transmisi
data dalam LAN punya kecepatan yang berbeda-beda dan dapat
dikategorikan sebagai berikut.
- HIGH SPEED NETWORK
Kapasitas
transmisi data lebih besar dari 20 MBps (Mega Bit per second atau juta bit per
detik) yang biasanya diterapkan dalam LAN untuk mainframe computer yang besar.
Contoh: · Loosely Coupled Network (Control Data Coorporation)
· Hyperchannel
(Network System Coorporation)
- MEDIUM SPEED NETWORK
Kapasitas
transmisi data sekitar 1 MBps – 20 MBps yang biasanya diterapkan untuk
mainframe computer yang kecil atau minicomputer.
Contoh:
- Ethernet dikembangakan oleh Xerox, kecepatan 1 MBps, memakai coastal cable dan dapat menghubungkan system komputer Xerox dengan mesin copy Xerox dan dengan alat-alat yang lain
- ARC Net oleh Datapoint Coorporation
- Wangnet olh Wang Laboratories
- Local Net oleh Systex
- Cable Net oleh Amdax
- LOW SPEED PC NETWORK
Kapasitas
transmisi data lebih kecil dari 1 MBps, biasanya diterapkan untuk personal
computer.
Ø Omninet
oleh Corvus Systems yang dapat menghubungkan komputer.
Ø
IBM
PC, Apple, Radio Shack, DEC, Texas Instrument untuk bersama-sama menggunakan
harddisk dan peripheral device lainnya bentuk network adalah bus network.
Ø
Constellation
oleh Corvus Systems. Fungsi sama dengan Omniner tapi berbentuk star network
Ø
Cluster
One dari Nectar Systems’s khusus untuk komputer Apple yang berbentuk bus
network
Ø Apple
Talk oleh Apple Coorporation untuk hubungan antara komputer Apple Macintosh
dengan IBM PC dan peripheral lainnya seperti misalnya laser printer. di
dalam LAN, komputer pusat disebut dengan network server yang dapat dihubungkan
dengan beberapa terminal atau kkomputer mikro membentuk suatu network.
Teknologi
Wifi
Wi-Fi
(/iconˈwaɪfaɪ/, juga ditulis Wifi atau WiFi) adalah sebuah teknologi terkenal
yang memanfaatkan peralatan elektronik untuk bertukar data secara nirkabel
(menggunakan gelombang radio) melalui sebuah jaringan komputer, termasuk
koneksi Internet berkecepatan tinggi. Wi-Fi Alliance mendefinisikan Wi-Fi
sebagai "produk jaringan wilayah lokal nirkabel (WLAN) apapun yang
didasarkan pada standar Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE)
802.11".[1] Meski begitu, karena kebanyakan WLAN zaman sekarang didasarkan
pada standar tersebut, istilah "Wi-Fi" dipakai dalam bahasa Inggris
umum sebagai sinonim "WLAN".
Dalam
membangun jaringan wireless, salah satu hal paling dasar dan harus dipahami
adalah menguasai spesifikasi dari peralatan Wifi yang hendak digunakan. Biasanya
pada daftar spesifikasi dari peralatan wireless wifi akan tercantum kode IEEE
802.11 a/b/g/n/ac. Kelima kode huruf di belakang kode IEEE 802.11 tersebut
menandakan spesifikasi yang berbeda-beda. Dan yang merupakan teknologi paling
baru adalah IEEE 802.11 ac.
IEEE
802.11 a/b/g/n/ac menyatakan generasi teknologi Wifi
Teknologi
wireless wifi terus dikembangkan hingga sekarang. Kelima kode 802.11 menandakan
bahwa teknologi wireless wifi ini sudah sampai pada generasi yang kelima.
Berikut adalah urutan generasi teknologi wifi berdasarkan kode IEEE.
IEEE 802.11b
IEEE 802.11g
IEEE 802.11a
IEEE 802.11n
IEEE 802.11ac
Jika
pada daftar spesifikasi perangkat wireless Anda tertera kode IEEE 802.11ac,
maka Anda sedang dihadapkan perangkat wireless wifi dengan generasi
terbaru. Sedangkan untuk kode IEEE
802.11 b/g itu berarti teknologi wifi yang digunakan pada perangkat wireless
adalah yang pertama dan kedua. Meski menjadi yang terlama, namun masih saja
banyak yang menggunakan perangkat wireless dengan kode tersebut. Nah yang
menduduki urutan ketiga dan keempat adalah IEEE 802.11a dan IEEE 802.11n.
IEEE
802.11 a/b/g/n/ac menyatakan data rate sebuah wifi
Data
rate sesungguhnya bukanlah kecepatan yang nyata, yang akan kita peroleh ketika
kita melakukan transfer suatu data melalui media komunikasi. Tetapi data rate
menggambarkan kemampuan sebuah media komunikasi untuk mengirimkan data melalu
jalur komunikasi. Data rate ini sifatnya lebih haya teori saja. Dan pada
kenyataannya, kemampuan transfer data dari sebuah perangkat telekomunikasi
tidak pernah mencapai titik data rate yang tercantum, atau bia dibilang selalu
lebih rendah.
Kode
IEEE 802.11a/b/g/n/ac yang tertera pada spek wireless wifi juga menyatakan data
rate yang berbeda-beda. Berikut adalah daftar data rate yang dimiliki oleh
masing-masing kode IEEE 802.11:
IEEE 802.11b memiliki data rate sebesar 11
Mbps
IEEE 802.11g memiliki data rate sebesar 54
Mbps
IEEE 802.11a memiliki data rate sebesar 54
Mbps
IEEE 802.11n besar data ratenya lebih dari
100 Mbps sampai 500 Mbps
IEEE 802.11ac memiliki data rate yang
mencapai 1300 Mbps atau 1,3 Gbps
IEEE
802.11 a/b/g/n/ac menyatakan Frekuensi
Informasi
penting lainnya terkait kode IEEE 802.11 pada perangkat wireless adalah
frekuensi yang digunakan pada perangkat wireless itu sendiri. Ya, kode IEEE
802.11a/b/g/n/ac juga menunjukan frekuensi yang digunakan pada perangkat
wireless wifi. Berikut adalah daftar frekuensi berdasarkan kode IEEE 802.11:
IEEE 802.11 b maka Frekuensi
yang digunakan adalah 2,4 GHz
IEEE 802.11 g maka Frekuensi
yang digunakan adalah 2,4 GHz
IEEE 802.11 a maka Frekuensi
yang digunakan adalah 5 GHz
IEEE 802.11 n maka Frekuensi
yang digunakan adalah 2,4 GHz dan 5 GHz
IEEE 802.11 ac maka Frekuensi
yang digunakan adalah 5 GHz
Jadi,
kode IEEE 802.11a/b/g/n/ac lebih mengacu pada spesifikasi yang digunakan pada
sebuah perangkat wireless wifi. Dengan memahami kode IEEE 802.11 yang tertera
pada spesifikasi perangkat wireless wifi, kita bisa tahu generasi, data rate,
hingga frekuensi yang digunakan pada perangkat tersebut.
Beberapa
smartphone yang support 802.11 ac : Lenovo K80, Asus Zenfone 2, Oppo N3, Xiaomi
Mi 4 LTE, Lenovo Vibe X2, Sony Xperia Z4 LTE, dan lain-lain.
5.
Network Operating System (NOS)
Network
Operating System (NOS). Seperti halnya Operating System yang mengatur kinerja
sebuah komputer, NOS adalah Operating System yang khusus dikembangkan untuk
bertanggungjawab atas Network System. Saat ini terdapat 5 platform Network
Operating System yang dikenal luas di dunia Networking yaitu NOS
dengan platform NetWare/OES, Windows Server, Unix, Linux dan Mac
OS X Server.
Dari
segi range kompatibilitas hardware UNIX sangatlah sulit untuk dikalahkan. OS
ini dapat bekerja dalam tipe prosesor yang sangat bervariasi. Kemudian diikuti
Linux, kemudian Windows, NetWare (Open Enterprise Server) dan yang terakhir
adalah Mac OS X Server. Jika anda menggunakan hardware dengan tipe-tipe
tertentu ada baiknya untuk memperhatikan penggunaan OS ini.
Setiap
platform NOS ini memiliki kekuatan sendiri-sendiri. NetWare sangatlah tangguh
dengan file servernya. NetWare juga sangat sulit dikalahkan dalam hal Directory
Services Power dan lebih unggul dibanding Windows. Namun sayangnya NetWare
sudah sangat jarang digunakan. Windows Server merupakan server aplikasi yang
sangat baik dengan range aplikasi yang sangat luas. Sementara UNIX dan Linux
menawarkan power dan fleksibilitas dengan menawarkan banyak sekali tipe
aplikasi network. Mac OS X sangat Powerful namun sangat terbatas penggunaannya
terkait dengan penggunaan hardware semua perangkat Apple.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar